Minggu, 16 Maret 2014

Golput dan Doa Politik (Sambar Petir)

Pemilu 2014, nyoblos apa? bingung, belum ada yang cocok, golput? tambah bingung...., permasalahannya saya semakin ndak yakin ada yang bisa dipercaya mengemban amanah ketika terpilih nanti, mampu berbuat adil dan mengutamakan kesejahteraan rakyat.

Politik di negeri kita ini semakin ndak karuan, pemimpinnya ndak bisa dipercaya, rakyat diapusi thok..., tapi kadang-kadang gantian para politisi malah ditipu oleh rakyatnya, sudah sebar uang ratusan juta untuk beli suara, hasil yang diperoleh ndak mencukupi, akhirnya banyak yang stress, bahkan bunuh diri,....siapa yang memanfaatkan siapa?

Banyak yang ngomong ndak boleh golput, katanya golput itu haram. Haram dari hongkong, memangnya golput itu daging babi?, jadi saya ndak ngelarang orang mau golput, mau golput atau ndak itu adalah sebuah pilihan.

lha terus saya golput atau ndak? jujur saya masih bingung, masih memilih, menimbang, mengamati, memilah mana yang masih bisa dipercaya, masih menelisik hasil statistik partai mana yang paling sedikit melakukan korupsi, masih menerawang caleg mana yang paling cantik dan seksi, eh.. yang paling baik dan terbukti mampu menjaga amanah dan sukses menyelesaikan tugas yang diemban di posisinya sekarang.

Pemilu 2014 sudah di depan mata, kampanye sudah digelar, spanduk, slogan dan berbagai macam alat peraga telah mengotori sudut-sudut perempatan jalan di seluruh Indonesia. Bahkan belum habis pileg (pemilihan legislatif) digelar, nama-nama capres sudah banyak disebut akan bertarung di pilpres mendatang, yang paling hangat adalah pencalonan Jokowi sebagai capres dari PDIP, atas mandat dari ketua umumnya Megawati Soekarnoputri.

Beragam reaksi muncul setelah pencalonan Jokowi, Indeks Harga Saham Gabungan naik terbang tinggi. Kemudian terungkap perjanjian Batu Tulis yang memuat pernyataan janji dukungan Megawati ke Prabowo pada Pilpres 2014. Belum lagi muncul sindiran dan ejekan dari simpatisan partai lain di media sosial yang ditanggapi oleh para pendukung Jokowi, bahkan salah satunya ada yang memposting sebuah doa permohonan agar Tuhan mengirim petir untuk membunuh Jokowi, waduh....ini sih lebay.

doa mohon kirim petir
Doa kirim petir untuk Jokowi (facebook.com)

Oke, sekian dulu, selamat hari minggu.....
Sebelum saya akhiri tulisan ini, lebih baik mari kita doakan semoga pemilu 2014 berjalan damai, semoga caleg yang terpilih nantinya sadar akan kewajibannya sebagai pengemban aspirasi rakyat, semoga presiden RI nanti adalah orang yang mengutamakan rakyat, tidak korupsi, bertindak adil dan mampu menyejahterakan Indonesia.

Silahkan dibaca juga:

6 komentar:

  1. saya tidak akan golput, cuman nyoblosnya ngga sah ajaaa :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau golput aja kok banyak alasannya, mas :)

      Hapus
  2. saya tidak akan milih, karena pemilu hanya akan menciptakan koruptor baru...

    BalasHapus
  3. kalo dipikir-pikir banyak juga sih dorongannya buat kita golput, karena banyak berita negatifnya tentang para caleg dan pemilu.
    tapi sebagai warga negara indonesia, ktia harus tetap memilih, untuk menjadikan indonesia yang lebih baik lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tetap memilih dan berharap para wakil dan pemimpin kita adalah orang terbaik?,,.......semoga saja

      Hapus

Komentar saja ndak usah bayar, silahkan...monggo